Archive for the KOMPUTER Category

4 Tipe UPS, Keunggulan dan Kekurangannya

Posted in KOMPUTER on Juni 25, 2009 by malixjabrix

Anda mungkin sudah mengenal Uninteruptible Power Supply (UPS). Akan tetapi, seringkali orang hanya mengenal dua jenis UPS yang memang paling mudah ditemui di pasaran.

Kedua jenis tersebut adalah UPS jenis standby dan UPS jenis online. Pada kenyataannya, UPS masih memiliki beberapa jenis lainnya dengan keunggulan dan kekurangannya masing-masing.

American Power Conversion (APC), pemimpin global dalam layanan critical power dan cooling services yang juga terkenal dengan produk-produk UPSnya, memberikan informasi dan tips mengenai ragam UPS agar para pengguna dapat lebih mengenal dan memilih UPS yang sesuai dengan kebutuhannya.

Dari model rancangannya, UPS terbagi dalam beberapa tipe yang menghasilkan karakteristik kinerja berbeda:
1. Standby
2. Line Interactive
3. Double Conversion On-Line
4. Delta Conversion On-Line

UPS tipe Standby

Tipe ini biasa digunakan oleh para pengguna rumahan untuk disandingkan dengan PC mereka. UPS dengan tipe seperti ini mampu melakukan filtrasi terhadap gangguan daya dan pengelolaan arus, selain itu rancangannya efisien, ukurannya kecil serta murah.

UPS tipe Line Interactive

UPS tipe ini adalah yang paling sering digunakan pada unit small business, pengembang web, dan sejumlah server yang berada di departemen pemerintahan. Sebab, selain memiliki tingkat reliabilitas yang tinggi, tipe ini juga memiliki kemampuan menyesuaikan voltase yang cukup baik.

UPS ini memiliki Inverter yang selalu terhubung ke output sistem UPS untuk mengubah daya dari batere ke AC. Dalam keadaan normal, Inverter akan melakukan pengisian batere. Sedangkan dalam keadaan listrik padam, Transfer Switch akan menutup dan mengalirkan daya dari batere ke output UPS.

Posisi Inverter yang selalu terhubung ke output memberi tambahan penyaring daya. Hal inilah yang membuat UPS dengan tipe ini banyak digunakan untuk server dan kondisi listrik yang tidak terlalu baik.

UPS tipe Double Conversion On-Line

Tipe ini merupakan yang paling lazim untuk UPS dengan daya lebih dari 10kVA. Tipe ini memiliki kesamaan dengan tipe Standby. Hanya saja tipe ini memiliki sumber tenaga utama yang terletak pada Inverter, bukan pada sumber listrik AC.

Pada tipe ini, terputusnya pasokan listrik utama tidak akan memicu sakelar transfer karena arus listrik AC yang masuk pada bagian input tengah melakukan pengisian pada batere yang memberikan tenaga pada Inverter yang terletak pada bagian output.

Oleh karena itu, ketika arus listrik AC terputus, arus tenaga akan segera dialihkan tanpa mengambil jeda saat pengalihan terjadi. UPS tipe ini memperlihatkan kinerja di atas rata-rata. Dapat dikatakan tipe ini mendekati gambaran ideal dari sebuah UPS, sayangnya tipe ini menghasilkan panas yang cukup tinggi.

UPS tipe Delta Conversion On-Line

Hampir sama dengan tipe Double Conversion, tipe Delta menggunakan Inverter untuk selalu memasok voltase. Saat pasokan tenaga terputus, tipe ini melakukan hal yang sama dengan tipe Double Conversion.

Delta Conversion memiliki dua fungsi, yang pertama adalah untuk mengendalikan karakteristik power input. Sedangkan fungsi yang kedua adalah untuk mengendalikan arus pada input untuk mengarahkan proses pengisian pada sistem batere.

Hal yang perlu diingat adalah tipe ini meminimalisir energi yang terbuang. Selain itu, ia memiliki kompatibilitas tinggi terhadap beragam jenis generator serta mengurangi kebutuhan akan penggunaan kabel.

Secara ringkas, keunggulan dan kekurangan tipe-tipe UPS tersebut dapat dilihat di bawah ini:

Standby
Keunggulan: biaya rendah; efisiensi tinggi; desain kompak.
Kekurangan: baterai tetap terpakai saat listrik padam; tidak cocok untuk pemakaian di atas 2kVA.
Keterangan: paling cocok untuk pengguna personal.

Line Interactive
Keunggulan: reliabilitas tinggi; efisiensi tinggi; penyesuaian voltase baik.
Kekurangan: tidak cocok untuk pemakaian di atas 5kVA.
Keterangan: tipe UPS yang paling sering digunakan dalam kondisi listrik yang tidak menentu.

Double Conversion On-Line
Keunggulan: penyesuaian voltase yang sangat baik; mudah untuk disambungkan secara paralel.
Kekurangan: efisiensi rendah; harganya mahal untuk tipe dengan daya di bawah 5kVA.
Keterangan: mendekati gambaran ideal UPS, tapi menghasilkan panas yang cukup tinggi.

Delta Conversion On-line
Keunggulan: penyesuaian voltase yang sangat baik; efisiensi tinggi.
Kekurangan: tidak cocok untuk penggunaan di bawah 5kVA.
Keterangan: efisiensi tinggi memperpanjang daur hidup perangkat saat digunakan pada sistem yang besar.

10 Tips Mengamankan Komputer Saat Liburan

Posted in KOMPUTER on Juni 25, 2009 by malixjabrix

Libur telah tiba, banyak pekerja kantoran memilih mengambil cuti untuk menghabiskan libur di akhir tahun. Ini berarti, puluhan bahkan ratusan komputer desktop di kantor nganggur tak bertuan.

Pastikan komputer Anda aman di kantor ataupun di rumah sehingga liburan tetap tenang. Entah itu laptop ditinggal di kantor atau rumah, atau dibawa berlibur, Anda perlu memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Sebelum meninggalkan kantor atau rumah, pastikan komputer dan monitor dalam keadaan tidak aktif. Jika memang komputer harus standby agar Anda dapat bekerja secara remote, paling tidak matikan monitor.

2. Biar aman, cabut steker yang menghubungkan komputer dengan sumber listrik. Selain untuk meminimalisir hal-hal buruk seperti korslet, juga demi menghemat listrik.

3. Matikan dan cabut steker perlengkapan komputer Anda yang lainnya seperti printer, Uninteruptible Power Supply (UPS), speaker, dan perlengkapan komputer lainnya. Jangan lupa juga matikan alarm jam agar tidak mengganggu karyawan lain yang bertugas piket di kantor saat libur.

4. Back up data-data yang ada pada komputer atau server sebelum berlibur. Ini akan bermanfaat jika suatu saat terjadi malfunction pada sistem yang menyebabkan data hilang.

5. Putuskan (disconnect) akses jaringan komputer Anda ke semua workstation dan server. Matikan juga akses modem ke workstation atau server.

6. Jangan lupa kunci pintu ruangan kerja Anda agar peralatan komputer Anda aman.

Bagi yang menggunakan laptop:

7. Jangan meninggalkan laptop di dalam mobil jika memang Anda tak berniat membawa laptop saat berlibur. Simpan laptop Anda di tempat yang aman.

8. Jika Anda berniat membawa laptop saat berlibur dengan menggunakan pesawat, jangan masukkan laptop ke dalam bagasi, tetapi bawalah ke kabin.

9. Pastikan laptop dalam keadaan mati atau paling tidak dalam posisi hibernation sebelum membawa serta laptop dalam perjalanan.

10. Jangan menaruh tumpukan barang di atas laptop. Beban yang terlalu berat di atas laptop dapat menyebabkan laptop Anda rusak. Apalagi menumpahkan minuman pada laptop.

Semoga bisa bermanfaat.

4 Alternatif Sebelum Menghancurkan Hardisk

Posted in KOMPUTER on Juni 25, 2009 by malixjabrix

Jangan keburu menghancurkan hardisk meski Anda sudah tidak menggunakannya lagi. Temukan cara lain yang lebih jitu, daripada harus membongkar-bongkar gudang untuk mencari palu.

Sebuah majalah konsumen terkemuka menasihati pemiliki komputer untuk menghancurkan hardisk jika akan menjual komputer. Pasalnya, ada banyak risiko data-data pribadi akan terungkap dari hardisk bekas meskipun sudah diformat.

inilah beberapa cara yang perlu dipertimbangkan untuk dilakukan pada komputer bekas sebelum akhirnya (jika memang terpaksa) memutuskan untuk menghancurkan hardisk:

1. Gunakan DBAN (Darik’s Boot And Nuke) jika Anda berencana menjual komputer lewat Ebay. DBAN berfungsi “membersihkan” komputer. Semua konten dapat terhapus secara otomatis sebelum Anda merelakannya jatuh di tangan orang lain. Namun Anda perlu membuat CD yang dapat di-boot terlebih dulu, atau DVD yg memakai file ISO.
2. Cara lainnya adalah dengan mengisi space yang ada di hardisk drive dengan file-file hingga penuh dan menindih file-file sebelumnya. Sebagai contoh, unduhlah kopian ISO dari distribusi Linux manapun dan kopi semua itu(jika Anda memakai Windows). Setelah semua terisi, kemudian formatlah.
3. Anda bisa juga mengambil semua data yang ada, mengkompresnya, mengamankannya menggunakan sandi yang kuat, kemudian memformat hardisk drive tersebut. Hal ini untuk menanggulangi bila ada orang iseng yang akan merecover file-file itu.
4. Tetapi jika Anda ingin menyingkirkan komputer Anda beserta semua perangkatnya, apakah tidak lebih baik jika menyumbangkannya saja untuk acara amal atau untuk teman terdekat Anda?

6 Kartu Grafis/ VGA Card Pilihan Bagi Gamer

Posted in KOMPUTER on Juni 25, 2009 by malixjabrix

Beragam kartu grafis kini dapat dijumpai di pasaran dan setiap kartu grafis tentunya ditunjukan untuk segmen-segmen yang berbeda. Saya mencoba memberikan enam kartu grafis pilihan yang dibedakan menjadi tiga bagian yaitu Entry Level, Mainstream dan High-end.

Sebelum memilih kartu grafis, perlu diingat bahwa pemilihan kartu grafis harus didukung dengan sistem dan Power Supply Unit (PSU) yang memadai, agar dapat memaksimalkan kinerja kartu grafis tersebut. Contohnya, kartu grafis high-end tentunya akan membutuhkan hardware yang tergolong High-end juga dan pemilihan PSU pun harus cermat. Jangan sampai hardware yang kita miliki tidak bekerja optimal atau bahkan sampai rusak hanya gara-gara PSU yang tidak memadai.

Entry Level

Kartu grafis untuk segmen ini ditujukan bagi pengguna komputer yang ingin memainkan game terbaru tapi dengan dana yang terbatas. Kartu grafis kelas ini cukup nyaman untuk memainkan game terbaru sekarang dengan resolusi sampai 1024×768, cocok bagi para pengguna komputer yang menggunakan monitor berukuran 15″.

ATI Radeon HD 4650 (kisaran harga US$70-80)

Bagi yang ingin menggunakan kartu grafis buatan ATI bisa melirik kartu grafis yang motori chipset HD 4650. Pasalnya, selain harga yang ditawarkan cukup terjangkau, seri ini sudah dipersenjatai dengan core clock/ memory sebesar 600MHz/ 1000Mhz yang membuatnya cukup berperforma baik untuk menjalankan game-game saat ini.

Nvidia Geforce 9500GT (kisaran harga US$71-90)

Kartu grafis ini mempunyai segmen yang sama dengan ATI Radeon HD 4650. Walau memiliki core/memory clock yang lebih besar, yakni 650MHz/1625MHz, tetapi memiliki performa yang tidak terpaut jauh dengan ATI Radeon HD 4650.

Mainstream

Kartu grafis untuk kelas ini sudah sangat cukup untuk menjalankan game terberat sekalipun dalam resolusi 1280×1024, tentunya jika didukung dengan hardware lain yang memadai. Sebagai panduan, dalam memakai kartu grafis kelas ini minimal pengguna harus sudah menggunakan dual core prosessor untuk menghindari ‘bottle neck’ pada sistem.

ATI Radeon 4830 (kisaran harga US$ 109-133)

Menggunakan prosessor 640 shader, Core/Memory Clock sebesar 575MHz/1800MHz membuat kartu grafis ini cukup bertenaga untuk menjalankan game-game yang tergolong kelas berat seperti GTA IV, STALKER, Crysis dan yang lainnya.

Nvidia Geforce 9800GT (kisaran harga US$119-180)

Kartu grafis ini merupakan pengembangan dari seri terdahulunya yaitu Geforce 8800GT. Dibekali dengan core/ memory clock sebesar 600MHz/1800MHz dan dengan dukungan PhysiX dari Nvidia membuatnya lebih baik ketika menjalankan game yang berbasiskan PhysiX.

High-end.

Kartu grafis kelas ini lebih ditujukan kalangan gamer yang menginginkan performa tinggi dan kualitas gambar terbaik dalam game. Tentunya untuk mendapatkan itu dibutuhkan dana yang cukup menguras dompet, selain untuk kartu grafis juga untuk sistem pendukung.

ATI Radeon HD 4870 (kisaran harga US$ 196-299)

Kartu grafis seri ini dapat membuat game terberat saat ini menjadi tampak begitu ringan bahkan dengan memaksimalkan detail ataupun mengaktifkan Antialising dapat ditangani kartu grafis ini dengan mudah. Itu semua karena kartu grafis ini mempunyai Core/Memory clock sebesar 750MHz/1800Mhz dan menggunakan jenis memori terbaru yaitu DDR5.

Nvidia GTX 260 (kisaran harga US$244-322)

Seri GTX merupakan seri terbaru jajaran produk high-end dari Nvidia, GTX 260 dibekali dengan Core/Memory Clock sebesar 576MHz/1998Mhz merupakan pesaing ketat dari HD 4870. Bahkan di beberapa game tertentu, kartu grafis ini dapat melibas rivalnya. Tetapi sayang, harga yang ditawarkan sangat terpaut jauh sehingga produk ini jadi kurang peminat.

Selain jenis kartu grafis yang disebutkan di atas, sebenarnya masih banyak lagi jajaran kartu grafis yang beredaran di pasaran. Buat pengguna yang benar-benar ‘gila’, tengok saja ATI Radeon 4870X2 atau Nvidia GTX 295 yang merupakan kartu grafis tercepat dari kedua kubu saat ini. keduanya memiliki kisaran harga hingga US$499.