Gadget untuk Para Tuna Netra

Posted in IPTEK on Juli 31, 2010 by malixjabrix

SUAM Device

Ini merupakan tambahan yang bagus untuk langkah-langkah yang diambil untuk membuat kehidupan tunanetra lebih baik. SUAM atau Universal Sistema de Apoyo a la Movilidad adalah gadget terbaru yang membantu orang dengan masalah visi untuk mendapatkan gambaran mereka sekitar karena mengubah masuk sinyal dari Pemancar inframerah untuk pesan terdengar.

Touch & Go Konsep

Masih berpikir kalau tongkat tongkat adalah satu-satunya alat yang dapat membantu tunanetra dalam navigasi? Jika ini Touch & Go Konsep hits pasar, pengguna akan memiliki akses ke tangan tech gadget-hi dan perangkat Bluetooth yang akan memberikan gambaran penyempurnaan dari sekitarnya menggunakan visual taktil dan dukungan pendengaran.

Interface Squibble Portable Braille

Bagaimana tentang perangkat yang membantu Anda dalam berinteraksi dengan orang lain? Perangkat ini tidak dirancang untuk orang buta, tetapi juga bagi mereka yang memiliki pandangan mata yang buruk. Squibble Portable Braille Interface, konsep gadget baru, memungkinkan seseorang untuk memindai dan mengoperasikan menu keyboard interaktif melalui sistem Braille, memiliki kontras tinggi fitur pewarnaan.

Braille Language E-Book Reader

Siapa bilang bahwa orang buta tidak bisa pergi Techie? Melihat konsep ini, satu-satunya bisa membayangkan tingkat perkembangan yang dibuat dalam teknologi. Ini Braille E-Book atau EAP, namun ide, memungkinkan dekat atau benar-benar buta untuk membaca dengan menggunakan bahasa Braille. Berbeda dengan buku-buku Braille reguler, ramping dan ringan ini e-book dapat dilakukan hampir di mana-mana.


Haptic Reader Concept


Menakjubkan ini Haptic Reader Konsep bisa menjadi perangkat revolusioner jika akan dibuat. Ini fitur tablet seperti scanner yang memindai halaman dari sebuah buku dan pada gilirannya, menciptakan mitra bahasa Braille di permukaan untuk membaca kemungkinan.

Bright F

Lain kali Anda melihat seorang wanita berpakaian rapi buta, jangan keras rak otak Anda untuk mengetahui bagaimana ini bisa mungkin baginya untuk melakukannya sendiri. Untuk saat ini, dengan peluncuran F Bright bahkan buta dapat memilih warna dan kain yang sesuai untuk mereka. Fungsi perangkat ini yang unik dengan mengkonversi informasi yang tersedia ke dalam suara.

Camera for the blind

Ya, Anda menebak dengan benar. Kamera ini dirancang khusus bagi mereka yang tidak bisa melihat. Apakah Anda berpikir tentang cara kamera ini bekerja? Well, ada klip suara yang bisa direkam secara simultan ketika seseorang mengklik tombol kamera. Dengan kamera ini, buta sekarang dapat menangkap gambar untuk menciptakan kenangan indah.

Cellphone

Dapatkah Anda bayangkan Braille bisa membantu mereka yang cacat penglihatan untuk menggunakan handphone? Jika ini Konsep Cellphone berhasil diluncurkan, orang buta bisa sangat baik menggunakan ponsel yang dilengkapi dengan kunci bertekstur berbeda. Sekarang tidak perlu dari layar, sidebars menyalakan melakukan yg diperlukan dengan mengumumkan beberapa pesan peringatan.

Silicon iPhone Casing

Silicon iPhone Casing adalah sesuatu yang dapat membiarkan tunanetra menikmati semua aplikasi iPhone yang berbeda. (Well, mengapa harus visual sepi dari gangguan seperti gadget yang indah seperti iPhone tidak.) Ketika teknologi saat ini berjalan lebih cepat seperti kecepatan, datang di sebuah konsep yang memungkinkan orang buta untuk mendapatkan manfaat dan dari iPhone dan juga mengoperasikan hal ini tentunya keajaiban.

TACT

Sekarang fashion juga merupakan aspek penting untuk menantang visual. Mereka yang tidak memiliki visi juga dapat memilih untuk menjadi trendi dengan menggunakan ini menonton yang membebaskan mereka dari hassles jarum jam tangan. Berkelas ini TACT menonton konsep yang dirancang oleh Julien Bergignat dilengkapi dengan sistem dimana kita dapat membaca waktu menggunakan lingkaran memutar khusus.

B-Touch Braille Mobile Phone

Life, untuk tunanetra, tidak bisa lebih baik dari ini. Kombinasi unik touchscreen buta dan suara sistem pengenalan tugas berat apa yang B-Touch Braille Mobile Phone adalah semua tentang. Sekarang, komunikasi tidak lagi menjadi kerumitan bagi tunanetra bahkan ketika mereka pergi dari keluarga mereka.

Braille Electronic Imaging

Dengan penemuan yang dibuat oleh US National Institute untuk Standar dan Teknologi, yang buta sekarang akan dapat melihat. Bingung? Well, ini Braille Elektronik Imaging menggunakan aktuator untuk membuat gambar elektronik.

Semoga Bermanfaat.

Manfaat Zakat

Posted in Religi on Juli 31, 2010 by malixjabrix

Zakat adalah ibadah dalam bidang harta yang mengandung hikmah dan manfaat yang demikian besar dan mulia, baik yang berkaitan dengan orang yang berzakat (muzakki), penerimanya (mustahik), harta yang dikeluarkan zakatnya, maupun bagi masyarakat keseluruhan.(Abdurahman Qadir, Zakat Dalam Dimensi Mahdhah dan Sosial, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 1998, hlm. 82)

Pertama, sebagai perwujudan keimanan kepada Allah SWT, mensyukuri nikmat-Nya, menumbuhkan akhlak mulia dengan rasa kemanusiaan yang tinggi, menghilangkan sifat kikir, rakus dan materialistis, menumbuhkan ketenangan hidup, sekaligus membersihkan dan mengembangkan harta yang dimiliki. Hal ini sejalan dengan firman Allah SWT dalam surah at-Taubah: 103 dan surah ar-Ruum: 39. Dengan bersyukur, harta dan nikmat yang dimiliki akan semakin bertambah dan
berkembang. Firman Allah dalam surah Ibrahim: 7,

Artinya: “Dan (ingatlah juga) tatkala Tuhanmu memaklumkan: Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari nikmat-Ku, maka sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih.”

Kedua, karena zakat merupakan hak mustahik, maka zakat berfungsi untuk menolong, membantu dan membina mereka terutama fakir miskin, ke arah kehidupan yang lebih baik dan lebih sejahtera, sehingga mereka dapat memenuhi kebutuhan
hidupnya dengan layak, dapat beribadah kepada Allah SWT, terhindar dari bahaya kekufuran, sekaligus menghilangkan sifat iri, dengki dan hasad yang mungkin timbul dari kalangan mereka, ketika mereka melihat orang kaya yang memiliki
harta cukup banyak.

Zakat sesungguhnya bukanlah sekedar memenuhi kebutuhan para mustahik, terutama fakir miskin, yang bersifat konsumtif dalam waktu sesaat, akan tetapi memberikan kecukupan dan kesejahteraan kepada mereka, dengan cara menghilangkan
ataupun memperkecil penyebab kehidupan mereka menjadi miskin dan menderita.(Lihat berbagai pendapat ulama dalam Yusuf al-Qaradhawi, Fikih Zakat, op. cit, hlm. 564)

Kebakhilan dan ketidakmauan berzakat, disamping akan menimbulkan sifat hasad dan dengki dari orang-orang yang miskin dan menderita, juga akan mengundang azab Allah SWT. Firman Allah dalam surah An-Nisaa’:37,

Artinya: “(Yaitu) orang-orang yang kikir, dan menyuruh orang lain berbuat kikir, dan menyempurnakan karunia-Nya kepada mereka. Dan Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir[1] siksa yang menghinakan.” [1]Maksudnya kafir terhadap nikmat Allah, ialah karena kikir, menyuruh orang lain berbuat kikir. Menyembunyikan karunia Allah berarti tidak mensyukuri
nikmat Allah.

Ketiga, sebagai pilar amal bersama (jama’i) antara orang-orang kaya yang berkecukupan hidupnya dan para mujahid yang seluruh waktunya digunakan untuk berjihad di jalan Allah, yang karena kesibukannya tersebut, ia tidak memiliki waktu dan kesempatan untuk berusaha dan berikhtiar bagi kepentingan nafkah diri dan keluarganya. Allah berfirman dalam al_Baqarah: 273,

Artinya: “(Berinfaqlah) kepada orang-orang fakir yang terikat (oleh jihad) di jalan Allah, mereka tidak dapat (berusaha) di muka bumi; orang yang tidak tahu menyangka mereka orang kaya karena memelihara diri dari meminta-minta. Kamu
kenal mereka dengan sifat-sifatnya, mereka tidak meminta kepada orang secara mendesak. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui.”

Di samping sebagai pilar amal bersama, zakat juga merupakan salah satu bentuk konkret dari jaminan sosial yang disyariatkan oleh ajaran Islam. Melalui syariat zakat, kehidupan orang-orang fakir, miskin dan orang-orang menderita
lainnya, akan terperhatikan dengan baik. Zakat merupakan salah satu bentuk pengejawantahan perintah Allah SWT untuk senantiasa melakukan tolong-menolong dalam kebaikan dan takwa, sebagaimana firman Allah SWT dalam surah al-Maa’idah: 2,

Artinya: “…Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebaikan dan takwa…”

Juga hadits Rasulullah saw riwayat Imam Bukhari(Shaih Bukhari, Riyadh: Daar el-Salaam, 2000, hlm. 3) dari Anas, bahwa Rasulullah bersabda, “Tidak dikatakan (tidak sempurna) iman seseorang, sehingga ia mencintai saudaranya, seperti ia mencintai saudaranya, seperti ia mencintai dirinya sendiri.”

Untuk itu, mari kita budayakan berzakat.

Larangan Meninggalkan Sholat Jum’at Tanpa Udzur

Posted in Religi on Juli 31, 2010 by malixjabrix

Diriwayatkan dari ‘Abdullah bin Mas’ud r.a. bahwa Rasulullah saw. berkata tentang orang-orang yang tertinggal dari shalat Jum’at, “Betapa ingin rasanya aku memerintahkan seseorang untuk mengimami shalat kemudian aku membakar rumah orang yang tidak menghadiri shalat Jum’at bersama-sama dengan penghuninya,” (HR Muslim [652]).

Diriwayatkan dari Abu Hurairah dan Ibnu ‘Umar r.a, bahwa keduanya mendengar Rasulullah saw. bersabda di atas mimbar, “Hendaklah orang-orang itu segera berhenti meninggalkan shalat-shalat Jum’at atau Allah akan mengunci mati hati mereka dan mereka tergolong orang-orang lalai,” (HR Muslim [865]).

Diriwayatkan dari Abul Ja’d adh-Dhamri r.a, ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda, ‘Barangsiapa meninggalkan shalat Jum’at tiga kali karena sengaja meremehkannya, niscaya Allah akan mengunci mati hatinya’,” (Shahih, HR Abu Dawud [1052], at-Tirmidzi [500], an-Nasa’i [III/88], Ibnu Majah [1125], Ahmad [III/424], Ibnu Hibban [2786], al-Hakim [I/280], al-Baihaqi [III/172 dan 247], Ibnu Khuzaimah [1858]).

Dalam riwayat lain disebutkan, “Barangsiapa meninggalkan shalat Jum’at tiga kali tanpa udzur, maka ia termasuk munafik,” (HR Ibnu Hibban [258] dan Ibnu Khuzaimah [1857]).

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda, ‘Ketahuilah, barangkali ada seseorang dari kamu menggembalakan serombongan kambing gembalaannya sejauh satu atau dua mil. Lalu ia tidak mendapatkan padang gembalaan. Lalu ia mencari padang gembalaan ke tempat yang lebih tinggi lagi. Ketika hadir waktu shalat Jum’at, ia tidak datang dan tidak menghadirinya. Kemudian hadir waktu shalat Jum’at, ia tidak datang dan tidak menghadirinya. Kemudian tiba waktu Jum’at, namun ia tetap tidak menghadirinya. Hingga akhiraya Allah mengunci mati hatinya’,” (Hasan, HR Ibnu Majah [1127], Ibnu Khuzaimah [1859], al-Hakim [I/292]).

Diriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas r.a, ia berkata, “Barangsiapa meninggalkan shalat Jum’at tiga kali berturut-turut berarti ia telah mdemparkan Islam ke belakang punggungnya,” (Shahih, HR ‘Abdurrazzaq [5169], Abu Ya’la [2712]).

Shalat Jum’at hukumnya fardhu ‘ain atas setiap mukallaf, wajib atas setiap orang yang sudah baligh berdasarkan dalil-dalil yang jelas. Diantaranya adalah perintah Al-Qur’an yang mencakup setiap pribadi muslim, yaitu firman Allah, “Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat pada harijum’at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah!” (Al-Jumu’ah: 9).

Dan dengan ancaman yang berat atas siapa saja yang meninggalkannya, misalnya ancaman terkunci mati hatinya dan keinginan Rasulullah untuk membakar rumah orang-orang yang tidak hadir shalat Jum’at.

Ibnu Qayyim al-Jauziyyah berkata dalam kitab Zaadul Ma ‘aad (1/398), “Kaum muslimin sepakat bahwa shalat Jum’at hukumnya fardhu ‘ain. Kecuali pendapat yang dihikayatkan dari asy-Syafi’i yang mengatakan fardhu kifayah. Namun itu keliru, sebenarnya beliau mengatakan, ‘Adapun shalat led, hukumnya wajib atas orang-orang yang wajib atasnya shalat Jum’at. Lalu orang-orang mengira shalat Jum’at hukumnya fardhu kifayah sebagaimana halnya hukum shalat led. Ini jelas keliru, bahkan nash dari asy-Syafi’i menyebutkan bahwa shalat led hukumnya wajib bagi segenap kaum Muslimin. Nash tersebut mengandung dua kemungkinan: Pertama, shalat ‘led hukumnya fardhu ‘ain seperti halnya shalat Jum’at. Kedua, hukumnya fardhu kifayah. Sebab fardhu kifayah juga merupakan kewajiban segenap kaum Muslimin seperti halnya fardhu ‘ain. Hanya saja perbedaannya, kewajiban menjadi gugur dalam fardhu kifayah bilamana sebagian orang telah mengerjakan kewajiban tersebut.”

Udzur-udzur yang membolehkan seseorang meninggalkan shalat Jum’at adalah sebagai berikut:

1. Orang-orang yang telah disebutkan dalam nash, mereka adalah; kaum wanita, budak dan hamba sahaya, anak kecil dan orang sakit.

Dalam hadits Thariq bin Syihab r.a, dari Rasulullah saw. bahwa beliau bersabda, “Shalat Jum’at berjama’ah wajib atas setiap muslim kecuali atas empat orang; hamba sahaya, kaum wanita, anak kecil dan orang sakit,” (Shahih, HR Abu Dawud [1067]).
2. Bertemunya shalat led dan Jum’at. Disebutkan dalam hadits Abu Hurairah r.a, dari Rasnlullah saw. bahwa beliau bersabda, “Telah menyatu (berkumpul) pada hari ini dua ‘led. Siapa yang telah mengerjakan shalat led, ia boleh tidak mengerjakan shalat Jum’at. Adapun kami akan mengerjakan shalat Jum’at,” (Shahih, HR Abu Dawud [1073], Ibnu Majah [1311], al-Hakim [1/288] dan al-Baihaqi [111/318]).

Shalat Jum’at tidak sah kecuali dikerjakan secara berjama’ah berdasarkan hadits Thariq bin Syihab yang baru disebutkan tadi. Dari situ dibedakan antara shalat Jum’at dengan shalat jama’ah. Karena tidak mengikuti shalat jama’ah (shalat sendirian) hukumnya sah, tapi terkena dosa karena meninggalkan shalat berjama’ah sebagaimana yang telah kami sebutkan dalam bab larangan keras meninggalkan shalat jama’ah tanpa udzur.

Barangsiapa terluput shalat Jum’at karena udzur, maka ia wajib mengerjakan shalat Zhuhur. Dalilnya adalah hadits ‘Abdullah bin Mas’ud r.a. secara mauquf, “Barangsiapa mendapatkan shalat Jum’at satu raka’at, hendaklah ia menyempurnakan satu raka’at lagi. Barangsiapa terluput dua raka’at hendaklah ia menyempurnakan empat raka’at.” (Shahih, HR ‘Abdurrazzaq (5477 dan 5479), Ibnu Abi Syaibah [11/128 dan 129], ath-Thabrani dalam al-Kabiir [9545 dan 9548]).

Diriwayatkan dari ‘Abdurrahman bin Abi Dzi’b, ia berkata, “Aku keluar bersama az-Zubair pada hari Jum’at. Kami mengerjakan shalat empat raka’at (yakni shalat Zhuhur),” (Shahih, HR Ibnu Abi Syaibah [II/105]).

Barangsiapa terluput shalat Jum’at tanpa udzur, maka tidak ada kaffarah baginya kecuali taubat nasuha. Adapun yang diriwayatkan dalam hadits Samurah binjundab, iaberkata: “Rasulullah saw. bersabda, ‘Barangsiapa meninggalkan shalat Jum’at tanpa udzur, hendaklah ia bershadaqah satu dinar. Kalau tidak punya, hendaklah ia bershadaqah setengah dinar’,”(Dha’if, HR Abu Dawud [1053], an-Nasai [III/89], Ahmad [V/8 dan 14], Ibnu Khuzaimah [1861], al-Hakim [I/280], Ibnu Hibban [2788 dan 2789]).

Terhitung telah mendapatkan shalat Jum’at apabila telah mendapatkan satu raka’at darinya. Dalam hadits ‘Abdullah bin ‘Umar r.a. secara marfu’ disebutkan, “Barangsiapa mendapatkan satu raka’at shalat Jum’at, berarti ia telah mendapatkannya dan hetidaklah ia sempurnakan satu raka’at lagi,” (Shahih, HR ad-Daraquthni (II/13).

At-Tirmidzi berkata dalam kitab Sunannya. (II/403), “Kandungan hadits inilah yang berlaku di kalangan mayoritas ahli ilmu dari kalangan Sahabat Rasulullah saw. dan selainnya. Mereka berkata: ‘Barangsiapa telah mendapatkan satu raka’at shalat Jum’at, maka hendaklah ia menyempurnakannya satu raka’at lagi. Barangsiapa mendapati jama’ah telah duduk tasyahhud (raka’at kedua), hendaklah ia menyempurnakan empat raka’at.’ Inilah pendapat yang dipilih oleh Sufyan ats-Tsauri, Ibnul Mubarak, asy-Syafi’i, Ahmad dan Ishaq.”

Dengan demikian, jelaslah kekeliruan sebagian orang yang mengharuskan mendapatkan sebagian dari khutbah sebagai syarat mendapatkan shalat Jum’at. Hadits ini merupakan hujjah yang membantah pendapat mereka. Adapun perkataan yang diriwayatkan dari ‘Umar bin al-Khaththab r.a, “Sesungguhnya khutbah itu kedudukannya sebagai pengganti dua raka’at. Jika ia tidak mendapatkan khutbah, maka hendaklah ia shalat empat raka’at.”

Riwayat ini tidak shahih.

Semoga Bermanfaat.

Dosa Meninggalkan Sholat Fardhu

Posted in Religi on Juli 31, 2010 by malixjabrix

Dosa Meninggalkan Shalat Fardhu :

1. Shalat Subuh : satu kali meninggalkan akan dimasukkan ke dalam neraka selama 30 tahun yang sama dengan 60.000 tahun di dunia.
2. Shalat Zuhur : satu kalo meninggalkan dosanya sama dengan membunuh 1.000 orang umat islam.
3. Shalat Ashar : satu kali meninggalkan dosanya sama dengan menutup/meruntuhkan ka’bah.
4. Shalat Magrib : satu kali meninggalkan dosanya sama dengan berzina dengan orangtua.
5. Shalat Isya : satu kali meninggalkan tidak akan di ridhoi Allah SWT tinggal di bumi atau di bawah langit serta makan dan minum dari nikmatnya.


6 Siksa di Dunia Orang yang Meninggalkan Shalat Fardhu :

1. Allah SWT mengurangi keberkatan umurnya.
2. Allah SWT akan mempersulit rezekinya.
3. Allah SWT akan menghilangkan tanda/cahaya shaleh dari raut wajahnya.
4. Orang yang meninggalkan shalat tidak mempunyai tempat di dalam islam.
5. Amal kebaikan yang pernah dilakukannya tidak mendapatkan pahala dari Allah SWT.
6. Allah tidak akan mengabulkan doanya.

3 Siksa Orang yang Meninggalkan Shalat Fardhu Ketika Menghadapi Sakratul Maut :

1. Orang yang meninggalkan shalat akan menghadapi sakratul maut dalam keadaan hina.
2. Meninggal dalam keadaan yang sangat lapar.
3. Meninggal dalam keadaan yang sangat haus.

3 Siksa Orang yang Meninggalkan Shalat Fardhu di Dalam Kubur :

1. Allah SWT akan menyempitkan kuburannya sesempit sempitnya.
2. Orang yang meninggalkan shalat kuburannya akan sangat gelap.
3. Disiksa sampai hari kiamat tiba.

3 Siksa Orang yang Meninggalkan Shalat Fardhu Ketika Bertemu Allah :

1. Orang yang meninggalkan shalat di hari kiamat akan dibelenggu oleh malaikat.
2. Allah SWT tidak akan memandangnya dengan kasih sayang.
3. Allah SWT tidak akan mengampunkan dosa dosanya dan akan di azab sangat pedih di neraka.

Orang yang meninggalkan shalat fardhu dengan sengaja berarti ia telah melakukan dosa yang teramat besar. Dosanya di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala lebih besar daripada dosa membunuh jiwa yang tidak halal untuk dibunuh, atau dosa mengambil harta orang lain secara batil, atau dosa zina, mencuri dan minum khamr. Meninggalkan shalat berarti menghadapkan diri kepada hukuman Allah Subhanahu wa Ta’ala dan kemurkaan-Nya. Ia akan dihinakan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala baik di dunia maupun di akhiratnya. (Ash-Shalatu wa Hukmu Tarikiha, Ibnul Qayyim rahimahullahu, hal. 7)

Tentang hukuman di akhirat bagi orang yang menyia-nyiakan shalat dinyatakan Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam firman-Nya:

مَا سَلَكَكُمْ فِي سَقَرَ. قَالُوا لَمْ نَكُ مِنَ الْمُصَلِّيْنَ

“Apakah yang memasukkan kalian ke dalam neraka Saqar?” Mereka menjawab, “Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat….” (Al-Muddatstsir: 42-43)

فَوَيْلٌ لِلْمُصَلِّيْنَ الَّذِيْنَ هُمْ عَنْ صَلاَتِهِمْ سَاهُوْنَ

“Maka celakalah orang-orang yang shalat, yaitu mereka yang lalai dari mengerjakan shalatnya….” (Al-Ma’un: 4-5)

فَخَلَفَ مِنْ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا الصَّلاَةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوَاتِ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا

“Maka datanglah setelah mereka, pengganti yang jelek yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka kelak mereka akan menemui kerugian2.” (Maryam: 59)

Demikian pula hadits Buraidah ibnul Hushaib radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

الْعَهْدُ الَّذِي بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمُ الصَّلاَةُ فَمَنْ تَرَكَهُ فَقَدْ كَفَرَ

“Perjanjian antara kita dan mereka adalah shalat, maka barangsiapa yang meninggalkan shalat berarti ia kafir.” (HR. Ahmad 5/346, At-Tirmidzi no. 2621, Ibnu Majah no. 1079 dan selainnya. Dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu dalam Shahih At-Tirmidzi, Al-Misykat no. 574 dan juga dalam Shahih At-Targhib wat Tarhib hal. 299) [Lihat Tharhut Tatsrib, 1/323]

Dalam dua hadits di atas dinyatakan secara umum “meninggalkan shalat” tanpa ada penyebutan “meninggalkan karena menentang kewajibannya”. Berarti ancaman dalam hadits diberlakukan secara umum, baik bagi orang yang meninggalkan shalat karena menentang kewajibannya atau pun tidak.

Hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ الْمُسْلِمُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ الصَّلاَةُ الْمَكْتُوْبَةُ، فَإِنْ أَتَمَّهَا وَإِلاَّ قِيْلَ: انْظُرُوا هَلْ لَهُ مِنْ تَطَوُّعٍ؟ فَإِنْ كاَنَ لَهُ تَطَوُّعٌ أُكْمِلَتِ الْفَرِيْضَةُ مِنْ تَطَوُّعِهِ، ثُمَّ يُفْعَلُ بِسَائِرِ اْلأَعْمَالِ الْمَفْرُوْضَةِ مِثْلُ ذَلِكَ

“Amalan yang pertama kali dihisab dari seorang hamba nanti pada hari kiamat adalah shalat wajib. Jika ia sempurnakan shalat yang wajib tersebut maka sempurna amalannya, namun jika tidak dikatakanlah, ‘Lihatlah, apakah orang ini memiliki amalan tathawwu’ (shalat sunnah)?’ Bila ia memiliki amalan tathawwu’, disempurnakanlah shalat wajib yang dikerjakannya dengan shalat sunnahnya. Kemudian seluruh amalan yang difardhukan juga diperbuat semisal itu.” (HR. Ibnu Majah no. 1425 dan lainnya, dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu dalam Shahih Sunan Ibni Majah dan Al-Misykat no. 1330-1331)

Banyak ayat yang membicarakan hal ini dalam Al Qur’an, namun yang kami bawakan adalah dua ayat saja.

Allah Ta’ala berfirman,

فَخَلَفَ مِنْ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا الصَّلَاةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوَاتِ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا إِلَّا مَنْ تَابَ وَآَمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا

“Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui al ghoyya, kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal saleh.” (QS. Maryam : 59-60)

Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhuma mengatakan bahwa ‘ghoyya’ dalam ayat tersebut adalah sungai di Jahannam yang makanannya sangat menjijikkan, yang tempatnya sangat dalam. (Ash Sholah, hal. 31)

Dalam ayat ini, Allah menjadikan tempat ini –yaitu sungai di Jahannam- sebagai tempat bagi orang yang menyiakan shalat dan mengikuti syahwat (hawa nafsu). Seandainya orang yang meninggalkan shalat adalah orang yang hanya bermaksiat biasa, tentu dia akan berada di neraka paling atas, sebagaimana tempat orang muslim yang berdosa. Tempat ini (ghoyya) yang merupakan bagian neraka paling bawah, bukanlah tempat orang muslim, namun tempat orang-orang kafir.

Pada ayat selanjutnya juga, Allah telah mengatakan,

إِلَّا مَنْ تَابَ وَآَمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا

”kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal saleh”. Maka seandainya orang yang menyiakan shalat adalah mu’min, tentu dia tidak dimintai taubat untuk beriman.

Dalam ayat yang lain, Allah Ta’ala berfirman,

فَإِنْ تَابُوا وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآَتَوُا الزَّكَاةَ فَإِخْوَانُكُمْ فِي الدِّينِ

“Jika mereka bertaubat, mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka (mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama.” (QS. At Taubah [9] : 11). Dalam ayat ini, Allah Ta’ala mengaitkan persaudaraan seiman dengan mengerjakan shalat. Berarti jika shalat tidak dikerjakan, bukanlah saudara seiman. Konsekuensinya orang yang meninggalkan shalat bukanlah mukmin karena orang mukmin itu bersaudara sebagaimana Allah Ta’ala berfirman,

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ

“Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara.” (QS. Al Hujurat [49] : 10)

Semoga Bermanfaat.

Misteri Otak Besar

Posted in IPTEK on Juli 31, 2010 by malixjabrix

Sejumlah besar misteri yang sulit dipecahkan dalam tubuh manusia terhimpun di dalam otak besar. Otak besar merupakan organ yang paling membingungkan kita, seperti misalnya hidup dan mati, kesadaran, tidur dsb, semua itu adalah misteri yang belum mampu dipecahkan manusia hingga saat ini:

1.Alam mimpi
Jika kita menanyakan soal yang sama pada 10 orang, apa yang menyebabkan kita bermimpi? Mungkin anda akan memperoleh 10 jawaban yang tidak sama. Ini dikarenakan misteri yang belum bisa dipecahkan ilmuwan saat ini. Teori pertama bahwa melalui rangsangan saraf informasi antar molekul otak besar menjalankan latihan terhadap otak besar selama mimpi berlangsung. Teori lainnya adalah orang-orang bermimpi akan tugas dan perasaan yang tidak sempat diperhatikan lagi, dalam proses demikian bisa membantu kita memperkuat ingatan dan pikiran. Umumnya, ilmuwan setuju dengan pengertian bahwa “mimpi bisa terjadi saat tidur sebentar”.

2.Tidur
Dalam sepanjang hidup manusia sedikitnya menghabiskan ¼ waktunya untuk tidur. Tidur sangat vital bagi keberlangsungan hidup makhluk menyusui, tidur dalam jangka yang terlalu lama dapat menyebabkan kurang sadarkann diri, halusinasi, dan pada akhirnya menyebabkan kematian.

Dua kondisi selama tidur berlangsung yakni masa tidur penuh (aktivitas bola mata melambat), saat demikian aktivitas metabolisme otak melambat; dan masa tidur sebentar (saat demikian bisa bermimpi), saat demikian aktivitas otak sangat dinamis. Menurut ilmuwan bahwa tidur dalam masa sepenuhnya dapat membuat tubuh kita istirahat, menjaga stamina, seperti tidurnya binatang. Tidur dalam masa sebentar dapat membantu membentuk sesuatu yang diingat, namun, pengertian ini belum dibuktikan.

3.Halusinasi
Diperkirakan sekitar 80% orang yang diamputasi pernah mengalami perasaan tersiksa, stres, keinginan, kehangatan dan lain-lain perasaan. Orang yang mengalami fenomena demikian, selalu merasa anggota tubuh yang dipotong masih eksis. Sebuah penjelasan berpendapat, daerah saraf yang terpotong membentuk hubungan yang baru dengan sumsum tulang belakang, dimana anggota tubuh yang kurang seolah-olah masih ada, terus mengirim sinyal ke otak besar. Kemungkinan lainnya, otak besar adalah sebuah “kawat” transmisi, ia mengendalikan tubuh yang cacad bagaikan memperlakukan tubuh yang sempurna tanpa cacad, ini berarti otak besar tetap menyimpan kendali ketika anggota tubuh masih dalam keadaan utuh dan sempurna.

4.Tertawa
Tertawa adalah salah satu perilaku manusia yang paling sulit dimengerti. Saat kita tertawa, ada tiga bagian otak besar kita menjadi dinamis yakni: daerah dalam kekuasaan pikiran, ia membuat Anda mendapatkan banyolan (tertawa); daerah gerakan mendorong otot Anda bergerak; daerah emosi (perasaan) membuat kita menyunggingkan senyuman. Perintis peneliti humor John Morryer mendapati, suara tawa adalah sebuah reaksi yang sangat menarik terhadap 24 cerita yang menyalahi kebiasaan. Dan pengertian lainya menganggap tawa sebagai sebuah saluran yang mengirimkan informasi “menarik (lucu)” kepada orang lain. Dengan demikian tampak jelas: tertawa membuat perasaan kita lebih baik.

5. Apriori (bawaan) dan sesudah lahir
Apakah pikiran dan sifat kita dikendalikan oleh gen atau berhubungan dengan lingkungan pertumbuhan sesudah lahir, masalah ini selalu diperdebatkan selama ini. Untungnya, para ilmuwan tengah berupaya mencoba mengumpulkan sejumlah besar bukti yang meyakinkan, untuk menjawab pertanyaan di atas.

Kurangnya kemampuan meneliti gen individual, menunjukkan bahwa kita sama sekali tidak mampu mengendalikan atas sejumlah besar karakteristik manusia. Namun, beberapa hasil penelitian mendapati, bahwa dalam banyak hal, tekanan yang dihadapi segenerasi atau pendidikan yang diterima, akan menimbulkan dampak yang dalam terhadap orang yang bagaimana, dan apa yang akan kita lakukan.

Semoga Bermanfaat.

Ikan Herring Raksasa

Posted in Alam on Juli 31, 2010 by malixjabrix

PEJALAN KAKI di pantai Swedia, baru-baru ini menemukan ikan herring raksasa yang memiliki panjang sekitar 12 meter (39 kaki) dan diperkirakan hidup sekitar 130 tahun yang lalu. Penemuan tersebut membuat orang-orang yang melihatnya terkejut dan berpikir tentang mitos-mitos tentang ikan seperti legenda ular laut kuno dan mitos naga laut. Bahkan mereka juga memperbandingkan dengan penampakan ikan raksasa yang ada di Jepang, yaitu apabila menemukan ikan raksasa di air yang dangkal dianggap sebagai pertanda buruk sebelum gempa bumi.

Ikan raksasa itu ditemukan oleh Kurt Ove Eriksson di desa kecil nelayan, Bovallstrand, Swedia Barat, sekitar 90 kilometer dari perbatasan Norwegia. Ikan ini juga sering disebut dengan oarfish raksasa, tapi untuk ukuran 12 meter seperti yang ditemukan oleh Kurt, sangat jarang sekali. Ikan Oarfish raksasa itu memiliki berat hingga 300 kilogram (660 pon). Biasanya ikan jenis ini membuat rumah di perairan yang lebih hangat dan menghabiskan sebagian besar waktu mereka jauh di bawah permukaan laut, antara 200 dan 1.000 meter (650 ke 3.280 kaki) bawah.

“Pada awalnya, kami kira itu sepotong raksasa dari plastik,” kata Kurt Ove Eriksson, yang menemukan ikan, seperti dilansir dari surat kabar Svenska Dagbladet. “Tapi kemudian kami terkejut ketika melihatnya langsung.”

Ikan itu kini dibawa ke museum museum House of Sea di Lysekil. “Tidak bisa dipercaya, saya masih belum bisa percaya,” kata seorang karyawan museum.

Meskipun ikan oarfish raksasa sangat langka ditemukan di pantai Inggris pada bulan Februari 2009, namun pihak museum juga mengakui pada tahun 1879 pernah juga ditemukan raja hearing. Kini ikan tersebut menjadi koleksi tambahan pihak museum, untuk jenis monster laut, yang rencananya akan dipamerkan akhir tahun ini.

Ikan herring raksasa dengan panjang 3,5 meter

Ikan ini termasuk ke dalam kategori langka. Meskipun dapat ditemukan di semua lautan beriklim tropis namun jarang terlihat. Saking langkanya sehingga ikan ini tidak pernah tertangkap kamera dalam keadaan hidup hingga tahun 2008 dan baru di temukan pada tahun 2009.

Oarfish termasuk ke dalam family Regalecidae yang memiliki empat spesies. Salah satu spesies, Regalecus Glesne, yang di foto terakhir itu gan yang panjang, pernah masuk ke dalam Guinnes Book of World Record karena pernah ditemukan seekor yang hidup dengan panjang tubuh hingga 11 meter (36 kaki). >>>>>>> foto yang terakhir gan !!!!!

Ikan ini memiliki sirip tunggal berwarna merah dan termasuk ikan yang penyendiri. Namun ketika ikan ini sedang sakit atau sekarat, sepertinya sang penyendiri ini tidak ingin mati dalam kesepian. Jadi ia naik ke atas permukaan laut dan bertahan disitu hingga mati. Mungkin untuk menarik perhatian para pelaut, atau hanya ingin memandang matahari untuk terakhir kalinya. mungkin karna itu mereka ditemukan gan ??? (dalam keda’an mati yang lebih sering ditemukan)

hehehe …..

Para pelaut masa lampau mungkin telah melihat ikan ini di permukaan dan mempersepsikannya sebagai monster laut. Misalnya, pada tahun 1860, ketika seekor Oarfish sepanjang 5 meter terdampar di pantai Bermuda, para penduduk segera mengkaitkannya dengan monster laut yang legendaris.

Mereka memakan ikan yang sangat kecil, udang, dan invertebrata lain dan menyaring makananya melalui mulut ompong. Oarfishes memiliki tubuh keperakan, puncak merah di kepala mereka.

Kamuflasi hewan yang sangat menakjubkan

Posted in Alam on Juli 31, 2010 by malixjabrix

1. kodok daun kering
yang saling berdekatan nyaris bersatu dengan lantai hutan Panama, Tipu muslihat untuk mengecoh predator kerap didorong oleh kehidupan di daerah tropis, di mana satu mahluk menjadi pakan bagi mahluk lainnya.

2. Tonggeret
seukuran jari yang menyamar sebagai kulit kayu berlumut ini nyaris tak terlihat di dalam hutan. Panama yang temaram. Namun kamuflase lebih dari sekedar penampilan-pemakainya juga harus menjalani peran dengan baik. Serangga nokturnal ini tidak bergerak sedikit pun pada siang hari untuk memastikan bentuk tubuhnya yang tidak mencolok.

3. Serangga daun
Seekor serangga daun betina dari Malaysia yang lebih mirip tumbuhan ini berbentuk dari rangkaian panjang pemimikan daun yang ekstrim. Berdasarkan fosil terakhir di Jerman, kelompok serangga ini tak banyak berubah kurun waktu 47 juta tahun terakhir. Sebagai anggota terbesar dari ribuan spesies pemimik daun, Phyllium giganteum dapat mencapai panjang 10 meter.

4. Serangga aneh
BERMUKA DUA Sepasang mata tambahan, juga palsu, dapat jadi anugerah bagi serangga yang diburu predator yang mengandalkan penglihatan. Wereng melakukan pendekatan yang lebih bersemangat, berdengung seperti tawon penyengat agar si penangkap buru-buru melepaskannya.

5. Ulat daun
BINGUNGKAN MUSUH Dengan mengumbar bagian-bagian tubuh palsu dan penyamaran yang elegan, banyak ulat yang membuat musuh-musuhnya bertanya-tanya, seekor ulat ngengat sutra mengadopsi kepala palsu, lengkap dengan antena tiruan untuk memikat predator agar menggigit bagian belakang tubuhnya.

6. Katak
Pada katak, warna warni yang mencolok kerap menandakan kandungan racun. Namun satu spesies di kepulauan lepas pantai Panama tidak selalu menggunakan satu sinyal warna yang baku.

Semoga bermanfaat.
Terima Kasih.